Teknik Aquascaping: Dari Pemula sampai Tingkat Lanjut

Halo teman-teman, dalam postingan kali ini saya akan mencoba membahas semua teknik aquascaping yang berbeda dari pemula sampai tingkat lanjut dengan harapan bahwa setelah membaca tulisan ini, teman-teman akan dapat menemukan teknik yang sesuai dengan gaya dan pengalaman teman-teman sekalian.

Apapun teknik yang Kamu pilih, prinsip aquascaping yang paling populer adalah meletakkan tanaman pendek di bagian depan dan yang tinggi di bagian belakang.

Ini dia teknik-teknik aquascape yang perlu kamu ketahui, dimulai yang paling dasar/mudah:

A. Tangki Tanpa Tumbuhan (Non Planted Tanks)

Pertama kita akan melihat berbagai teknik aquascaping yang tidak menggunakan tanaman hidup.

Ini memang teknik paling pemula, seperti yang sudah saya bilang di atas.

1. Tanaman Buatan (Artificial Plants)

Salah satu versi termudah Aquascaping yaitu penggunaan tanaman buatan. Ini bagus untuk pemula karena tidak memerlukan parameter cahaya atau air tertentu.

Mereka juga mudah dibersihkan dengan menggunakan sikat alga atau menyemprotnya dengan air dengan kran shower atau wastafel. Ini akan menghilangkan ganggang dan detritus (kotoran) mati.

Tanaman plastik artificial

Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa menggunakan tanaman buatan tidak benar-benar dianggap aquascaping, tapi saya pikir ini latihan yang bagus untuk pemula.

Mereka dapat berkonsentrasi untuk menjaga agar parameter air tetap sehat bagi ikan mereka dengan sedikit variabel yang bisa menggangu ekosistem. Setelah mereka benar-benar tahu dasarnya sebelum bisa mulai bereksperimen dengan tanaman hidup.

Sedangkan untuk advanced, menggunakan tanaman plastik juga bagus untuk mempraktekkan komposisi, posisi dan prinsip desain aquascaping lainnya.

2. Hardscape

Teknik aquascaping berikutnya yang tidak menggunakan tanaman hidup disebut hardscape.

Teknik ini melibatkan penggunaan batuan, kayu apung atau bahkan patung resin. Intinya tidak memakai tanaman baik tanaman hidup atau buatan.

Hardscape yang mempesona (Aquarium Design Group)

Banyak hardscape aquarists menggunakan one third design, dimana mereka membagi akuarium menjadi tiga bagian dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan di mana ujung atas dan ujung bawah yang berlawanan membuat tanda plus + di mana mereka akan meletakkan batu atau sepotong kayu apung yang tinggi sedangkan yang lebih kecil di ujung tangki.

Cara lainnya yaitu memakai kayu apung dengan cabang tipis di tengah atau samping dan bebatuan medium halus di dasarnya.

B. Tangki dengan Tumbuhan Hidup (Planted Tanks)

Aquascaping level menengah (intermediate) mencakup penggunaan tanaman hidup dan ini disebut planted tank.

Ada banyak jenis tanaman dengan kebutuhan spesifik seperti cahaya tinggi atau rendah dan karbondioksida tinggi atau rendah. Banyak juga yang membutuhkan pupuk atau nutrisi yang ditambahkan ke akuarium. Masing-masing membutuhkan “resep” yang berbeda untuk bertahan dan berkembang.

The Enchanted Garden oleh Shay Fertig

The Enchanted Garden oleh Shay Fertig

Prinsip dasar perancangan aquascaping untuk planted tank adalah menyeimbangkan titik fokus ke satu sisi.

Juga memiliki tanaman foreground (depan) pendek, medium midground dan high background membuat akuarium terlihat penuh namun memberi area yang bagus bagi ikan untuk berenang.

1. Tangki Tanam Teknologi Rendah (Low Tech Planted Tank)

Pertama, kita akan membahas tentang akuarium berteknologi rendah dengan tanaman hidup yang sangat cocok untuk pemula.

Tangki berteknologi rendah memungkinkan Kamu memiliki tanaman yang tahan terhadap cahaya rendah. Tanaman juga tumbuh lebih lambat dan tidak memerlukan pupuk sehingga akan mengurangi waktu pemangkasan. Sempurna untuk orang yang memiliki gaya hidup sibuk.

Satu-satunya kekurangan akuarium berteknologi rendah adalah bahwa beberapa tanaman membutuhkan cahaya atau karbon dioksida yang kuat jika tidak tanaman tak akan bertahan. Ini membatasi variasi tanaman yang dapat Kamu gunakan di tangki aquascape-mu.

Aquascapes cahaya rendah umumnya membutuhkan cahaya sekitar 1,5 sampai 2 watt per galon. Tanaman aquascape cahaya rendah antara lain Java Moss, Java Fern, Anubias, dan Cryptocoryne.

Sebagian besar tanaman menyukai/membutuhkan substrat berpasir atau kerikil kecil (dasar), dan begitu juga ikan yang dipakai yaitu Ikan yang hidup di dasar (bottom dwelling fish) seperti corydoras. Filter mekanis atau biologis akan sesuai untuk jenis setup ini.

2. Aquascape dengan pupuk (Fertilized Aquascape)

Akan sedikit lebih komplek, Aquascape dengan penyubur sedikit lebih menantang untuk pemula.

Salah satu cara termudah untuk menyuburkan akuarium adalah dengan menggunakan tablet kecil yang didorong ke substrat di samping akar tanaman. Ada pupuk cair yang bisa Kamu tambahkan juga. Pastikan untuk membaca label untuk pengukuran yang benar.

3. Tangki Tanam Non CO2 (Non CO2 Planted Tank)

FYI seandainya kamu lupa dengan pelajaran IPA, CO2 adalah Karbon Dioksida yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup. Namun, Kamu sebenarnya bisa memiliki aquascape aquarium tanam tanpa tambahan CO2.

Ikan memang mengeluarkan karbon dioksida tapi tidak cukup untuk semua jenis tumbuhan; Di sinilah Kamu perlu masuk ke teknik aquascaping tingkat lanjut dengan CO2.

Tanaman low light akan tumbuh di akuarium tanpa tambahan CO2 namun akan tumbuh lebih lambat. Banyak tanaman membutuhkan cahaya tinggi untuk tumbuh di akuarium dan sekali lagi disarankan agar Kamu banyak membaca karena ini memerlukan perawatan lebih komplek daripada tangki aquascape biasa.

Untuk mendapatkan pencahayaan yang sangat terang Kamu bisa menggunakan metal halide tapi hati-hati mereka bisa sangat panas. Sebagai alternatif, Kamu bisa menggunakan lampu fluoresen T5 yang lebih kecil dari lampu fluorescent asli dan dapat mendistribusikan cahaya lebih baik dan merata.

4. Tangki Tanam CO2 yang disuntikkan (Injected CO2 Planted Tank)

Jenis aquascaping yang paling sulit (advanced) adalah yang menggunakna CO2 yang disuntikkan. Tahap aquascaping ini memerlukan perawatan yang tinggi dan merupakan sesuatu yang bisa Kamu coba ketika Kamu sudah lebih berpengalaman.

Jika Kamu berpikir sudah siap untuk langkah selanjutnya, ada baiknya menyimak video Evan dari Cloud9Aquariums yang mencakup dasar-dasar Injeksi CO2 untuk memulai Injected CO2 Planted Tank:

Setup atau persiapan ini akan membutuhkan peralatan tambahan seperti botol CO2, regulator, diffuser, dan penghitung gelembung. Ini jelas akan membutuhkan biaya yang lumayan, namun dengan browser dan google Kamu akan mendapatkan banyak setup CO2 DIY yang berbeda.

Kamu harus memeriksa dan memastikan tidak memberi terlalu banyak CO2 ke dalam tangki akuarium sehingga Kamu tidak membuat ikan-ikan terbunuh. Tanaman juga akan tumbuh cepat dan perlu dipangkas sesering mungkin.

Kau juga harus memeriksa tekanan pada botol CO2 dan menggantinya saat sudah habis. Hal-hal diatas adalah hal yang mesti kamu lakukan secara reguler dalam perawatan aquascape dengan CO2, kelihatan merepotkan bukan?

Namun, seperti segala hal lain termasuk dalam hobi ini, kesabaran dan praktik memang selalu datang beriringan. Hasil kerja keras Kamu akan terbayarkan dengan keindahan seperti punya Amano ini:

5. Tangki biotope

Aquascape gaya biotope adalah remake habitat alami dari spesies ikan dan tumbuhan tertentu di berbagai belahan dunia. Beberapa akuarium biotope yang populer adalah:

  • Amazon Blackwater
  • New Guinea River
  • Asian Swamp
  • Central American River

Berikut ini adalah video yang bagus dengan beberapa contoh akuarium biotik yang berbeda: –

Saat membuat biotope, spesies ikan harus sesuai dengan tanaman dan lingkungan akuarium sehingga terlihat dan berperilaku alami seperti di dunia nyata. Ini secara teori terlihat lebih mudah karena tanaman dan ikan memerlukan keseimbangan pH, hardness air serta temperatur yang sama.

Namun, mereplikasi lingkungan alam bukanlah hal yang termudah untuk dilakukan. Hal ini membutuhkan banyak ketelitian dan perencanaan yang detail. Teknik aquascaping ini biasanya dilakukan oleh aquascapers yang berpengalaman serta teknik yang lebih maju dan seringkali merupakan rangkaian atau proyek kedua atau ketiga dalam koleksi mereka.

6. Aquascape Aquarium Alam (Natural Aquarium Aquascape)

Ada desain lanjutan aquascape yang banyak aquarists coba tiru, inilah desain yang sering Kamu lihat di kompetisi. Dipopulerkan oleh mendiang Takashi Amano dari Jepang dan perusahaannya Aqua Design Amano (ADA).

Dia telah menerbitkan empat buku, tiga dalam seri yang dinamai “Nature Aquarium World” dan yang keempat “Aquarium Plant Paradise”.

Takashi Amano dengan salah satu kreasinya

Takashi Amano dengan salah satu kreasinya

Dia menemukan seekor spesies udang air tawar kecil yang memakan sejumlah besar alga, yang dinamai menurut namanya sebagai “Amano Shrimp”.

Aquascape Amano biasanya terdiri dari satu batu besar atau kayu apung dengan “karpet” tanaman foreground yang rendah dan beberapa tanaman besar dengan segerombolan besar dari satu sampai tiga spesies ikan.

Kesimpulan

Jadi itulah daftar lengkap teknik aquascaping yang berbeda dari pemula sampai yang lebih advanced. Bagaimana, apakah salah satu teknik di atas ada yang sesuai atau sreg di hati? BTW, selamat mencoba ya.

alterntif text