Membuat CO2 DIY Murah Meriah

CO2 DIY

Tanaman aquascape tidak akan tumbuh optimal kalau tidak menggunakan suntikan/injeksi karbondioksida (CO2) ke dalam air. Injeksi CO2 ini digunakan untuk menyuplai CO2 terlarut dalam air yang mana digunakan tanaman air untuk proses fotosintesis. Jika gas CO2 dalam tangki cukup dan diimbangi nutrisi dan cahaya yang cukup pula, tanaman akan tumbuh segar dan rimbun. Selain itu tanaman akan menghasilkan oksigen yang merupakan produk sampingan dari fotosintensis yang berguna untuk ikan dan makhluk hidup lainnya di dalam tangki.

Untuk mendapatkan CO2 bisa menggunkan tabung reaktor CO2 yang bisa dibeli di toko-toko akuarium/aquascape. Tapi sayang kelemahannya hanya satu, 1 set tabung beserta perlengkpannya masih mahal harganya, 1 juta keatas, hehehe. Tapi tenang jangan kuatir, kita bisa mengakalinya dengan membuat perlengkapan CO2 sendiri bahasa kerennya Do It Yourself (DIY). Bagaimana cara membuat perlengkapan CO2 DIY dengan bahan-bahan yang mudah kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari? Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ya teman-teman.

Berikut bahan dan alat yang digunakan untuk membuat CO2 DIY :

diy CO2 scheme

Skeme CO2 DIY

Alat :

  1. Botol bekas 1,5 liter lengkap dengan tutupnya (gunakan botol untuk minuman bersoda seperti coca cola)
  2. Botol bekas 600 ml lengkap dengan tutupnya (gunakan botol bekas minuman bersoda)
  3. Lem silikon harga sekitar Rp 8000
  4. Selang kecil aerator 1,5 m (1m sekitar Rp 4000)
  5. Gunting
  6. Solder untuk melubangi tutup botol

Bahan :

  • Gula Pasir 1/4 kg (Rp 3500), usahakan yang warnanya agak kecoklatan
  • Fermifan bisa dibeli di pasar atau toko kue Rp 4000/sachet

ragi fermifan

Prinsip Kerja

Ragi, gula dan air dicampur di botol 1,5liter sehingga terjadi fermentasi. Proses fermentasi tersebut menghasilkan CO2 dan alkohol. Selang dari botol besar dihubungkan ke botol kecil sehingga alkohol dan CO2 berpindah. Di botol kecil selang dimasukkan dalam air sehingga alkohol tertinggal di air sedangkan CO2 menguap di udara. Kemudian di lubang kedua pada tutup botol kecil dihubungkan dengan selang silikon ke akuarium.

Cara Pembuatan

  1. Buat 1 lubang pada tutup botol 1,5 liter dengan menggunakan solder atau obeng yang telah dipanasi. Buat 2 lubang juga pada tutup botol 600ml.
  2. Botol 1,5liter : Potong selang silikon sepanjang ± 45 cm, lalu masukan pada lubang di tutup botol. Jangan terlalu dalam memasukkan selang karena selang tidak boleh tenggelam di air.
  3. Hubungkan ujung selang dari botol 1,5 liter ke botol 600ml. Di botol kecil ini potong selang agak panjang, masukkan ke lubang pertama sehingga jika botol kecil diisi air selang akan tenggelam.
  4. Pada lubang kedua masukkan selang juga tapi selang tidak sampai tenggelam ke air. Jika bingung coba liat gambar prinsip kerja diy co2 di atas.
  5. Hubungkan selang dari lubang kedua botol kecil ke aquarium, beri air stone agar gelembung terpecah lebih halus.
  6. Lem sambungan-sambungan selang (di tutup botol) dengan lem kaca. Tunggulah hingga kering.
  7. Campurkan air hangat, gula pasir, dan ragi fermipan ke dalam botol besar. Isi air penuh tapi jangan sampai selang tercelup. Kocok sampai semuanya tercampur.
  8. Isi botol kecil dengan air hangat dengan catatan selang dari botol besar harus tercelup ke air, selang yang menuju aquarium tidak boleh tercelup.
  9. Tunggulah sekitar 15 menit biasanya gelembung CO2 akan segera keluar.

Dengan cara ini menghasilkan CO2 sekitar 1 – 3 bps (bubble per second) alias 1 – 3 gelembung per detik, itu sudah cukup untuk pertumbuhan tanaman. Daya tahannya bisa 1-2 minggu. Penambahan baking soda berguna untuk menjaga keasaman, sehingga ragi dalam botol tetap fit/segar. Jika ingin daya tahan CO2 DIY lebih lama, masukkan nutrijell setengah bungkus ke dalam botol besar.

Masalah pada CO2 DIY

  • Masalah gelembung tidak keluar biasanya disebabkan karena kebocoran gas pada sambungan selang dengan tutup botol. Solusinya adalah dengan menggunakan konektor pipa di setiap sambungan. Hal ini juga meminimalisir penggunaan lem. Atau tambahi lem pada tempat yang bocor tunggu sampai benar – benar kering.
  • Kemudian masalah kedua, jika gelembung yang keluar dirasa sangat sedikit, teman-teman dapat mengakalinya dengan menambah tabung adonan gula dan ragi. Tapi ingat, lakukan jika dirasa memang membutuhkan CO2 lebih banyak, karena ikan di aquarium bisa stres kalau kadar CO2 terlarut tinggi, biasanya ditandai dengan ikan megap-megap mencari udara di permukaan air terus.
  • Masalah yang ketiga adalah CO2 DIY pressurenya rendah, biasanya bila dikasih airstone untuk memecah gelembung malah tidak keluar karena tekanannya kurang besar. Untuk mengatasinya gunakan gabus rokok, kalau memang benar-benar tidak bisa keluar tidak usah dikasih air stone/busa. Cuma resikonya gelembung CO2 tidak terpecah kecil-kecil.