IAPLC (International Aquatic Plant Layout Contest) 2015

IAPLC contest

IAPLC contest

IAPLC adalah kontes akuarium alam dan tanaman aquatic terbesar di dunia. Kontes ini dimulai atau diprakasai pada tahun 2001 oleh legenda aquascape dunia, Takashi Amano. Untuk mengikuti kontes ini bisa dilakukan secara online lewat web IAPLC, tanpa biaya pendaftaran alias free. Baik profesional atau amatir diperbolehkan mengikuti kontes ini. Peserta hanya perlu mendaftar online dan mengumpulkan foto hasil karyanya. Tiap peserta hanya boleh mengumpulkan satu karya dan karya tersebut harus atas nama pribadi. Sayangnya untuk tahun 2015 ini pendaftaran sudah ditutup pada 31 Mei 2015. Jadi yang mau daftar IAPLC tunggu tahun depan ya 😀

Setiap tahun, IAPLC menerima berbagai layout dari seluruh dunia, baik yang sudah profesional maupun amatir. Salah satu poin penting dari akuarium aquascape adalah tanaman air yang tumbuh sehat dan indah dan juga tidak adanya alga terlihat. Ini merupakan faktor dasar namun sangat penting.

Pemenang kontes akan mendapatkan hadiah berupa uang + certificate. Sebagai hadiah untuk yang masuk peringkat 20 besar akan mendapatkan hadiah uang JPY 10.000, peringkat 3 mendapatkan JPY 50.000, peringkat 2 mendapatkan JPY 100.000, peringkat 1 mendapatkan JPY 300.000 dan terakhir juara umum akan mendapatkan hadiah sebesar JPY 1.000.000. lumayan besar bukan hadiahnya, makanya banyak peserta dari berbagai negara yang mengumpulkan foto hasil karyanya. Sebagai gambaran pada IAPLC 2014 menerima 2320 aplikasi dari 64 negara.

Untuk kriteria penilaian dibagi menjadi 6 kriteria yang skore maksimalnya adalah 100. Ke-6 kriteria tersebut adalah:

  1. Rekreasi habitat alami untuk ikan (maksimum 50 poin)
  2. Pemeliharaan jangka panjang dari layout (maksimum 10 poin)
  3. Keterampilan teknis dari pembuat (maksimum 10 poin)
  4. Orisinalitas dan kesan dari layout (maksimal 10 poin)
  5. Penyajian suasana alami dalam layout (maksimal 10 poin)
  6. Keseimbangan komposisi dan penanaman secara keseluruhan (Maximum 10 poin)

Selain ke6 kriteria penilain tersebut ada hal yang harus dihindari peserta agar tidak terkena diskualifikasi. Antara lain :

  • Mengumpulkan karya yang sama seperti tahun sebelumnya (karya belum pernah dipublikasikan dan harus dalam rentang waktu 1 tahun dari kontes terakhir).
  • Duplikasi Karya (karya/foto hanya boleh didaftarkan oleh 1 peserta)
  • Pekerjaan yang sama terdaftar di bawah beberapa nama pemohon yang berbeda (misalnya foto yang sama, atau tata letak yang sama difoto dari sudut yang berbeda).
  • Karya entri yang sulit untuk diidentifikasi sebagai akuarium alam.

Mengenai penjurian, anggota juri IAPLC dipilih dari beberapa negara berbeda di dunia untuk evaluasi yang adil dan tidak memihak. Selain itu, juri kontes terdiri dari tidak hanya aquascapers profesional tetapi juga orang-orang yang memiliki pengalaman dan karir di bidang tanaman air dan hobi akuarium, termasuk peneliti dalam dunia akademis dan editor majalah, untuk menghindari pengaruh individu dan selera terhadap hasil kontes. Dan tentu saja Takashi Amano ikut menjadi juri kontes ini, karena beliau pencentus kontes ini. IAPLC memegang kebijakan untuk membuat evaluasi dari berbagai sudut pandang.

Bagi teman-teman yang tertarik mengikuti kontes ini tahun depan bisa bersiap-siap mulai sekarang. Masih ada waktu 1 tahun sebelum kontes dimulai. Banyak peserta dari Indonesia yang sudah berpartisipasi dalam kontes ini meskipun belum ada yang menang. Semoga tahun ini atau tahun depan ada peserta dari Indonesia yang menang. Cheers.

    ADD YOUR COMMENT