Apa Itu Aquascape?

Aquarium-Aquascape-Ideas
Apa itu aquascape? Apa bedanya dengan aquarium? Banyak orang yang bingung apa-sih bedanya? Pada dasarnya aquascape dan aquarium sama yaitu menggunakan wadah kotak yang terbuat dari kaca, acrylic ataupun bahan-bahan lain dengan berbagai ukuran dan ketebalan tertentu. Yang membedakan adalah penggunaan dari wadah itu sendiri. Aquarium lebih berfokus kepada ikan hias (ikan mas koki, arwana, dll) yang menjadi isinya, biasanya (ikan) berukuran sedang. Sedangkan aquascape fokus utamanya pada tanaman air, kayu, batu, karang dan benda-benda yang menjadi media tumbuh tanaman. Sedangkan ikan hanya menjadi pelengkap saja. Ikan yang digunakan biasanya berukuran kecil dan tidak merusak tanaman dan bukan predator.

Meskipun tujuan utama dari aquascaping adalah untuk menciptakan sebuah lanskap bawah air yang bagus, aspek teknis pemeliharaan tanaman air juga harus dipertimbangkan. Banyak faktor yang harus seimbang dalam sistem tertutup dari tangki akuarium untuk memastikan keberhasilan suatu aquascape. Ada 4 faktor utama dalam aquascape, yaitu lighting/pencahayaan (sebagai pengganti matahari untuk fotosintesis), co2 untuk tanaman (sebagai nourishment atau makanan bagi tanaman, terlalu banyak co2 bisa menyebabkan ikan sering mengapung ke permukaan dan mati), pupuk dasar dan pupukcair (sebagai nutrisi pada tanaman), dan filterisasi (membersihkan kotoran dan menjaga kualitas air). Selain 4 faktor diatas juga perlu diperhatikan temperatur dari air dijaga antara suhu 26°C – 28°C. Bila terlalu hangat/panas maka pertumbuhan alga akan banyak yang bisa menyebabkan tumbuhan dan ikan mati. Bila terlalu dingin akan membuat beberapa tipe ikan akan menjadi pasif. Selain temperatur, keasaman atau ph dari air harus dijaga antara 1 – 14, idealnya 7 (netral).

Jenis tanaman yang digunakan pada aquascape sangat bervariasi, mulai dari yang perawatan mudah seperti jenis moss dan anubias sampai yang perawatanya rumit. Untuk membuat landscape aquascape jenis tanaman biasanya dikelompokan menjadi 3, yaitu : foreground (tanaman yang ditaruh/ditanam dibagian depan atau bawah sebagai rumput/karpet), midground (ditanam ditengah-tengah), background (ditanam dibagian belakang, biasanya tanaman yang bisa tumbuh tinggi). Dan berdasarkan pencahayaan/lighting dibagi menjadi 3 juga, yaitu : lowlight, midlght dan highlight.

Untuk ikan atau fauna yang digunakan juga bervariasi, biasanya digunakan ikan-ikan kecil seperti neon tetra, cardinal, zebra, dll. Disamping itu juga ditaruh ikan/fauna yang bersifat cleaning service yang fungsinya sebagai pembersih alami di ekosistem aquascape. Diantaranya keong tanduk yang berfungsi memakan lumut, alga dan kotoran2 lainnya. Ikan cae, lae, dan udang red cherry juga berfungsi sebagai pembersih alami. Jangan banyak-banyak sesuaikan dengan ukuran aquascape. Dikuatirkan bila terlalu banyak akan memakan tanaman air yang ada bila alga dan lumut habis.

Dari penjelasan diatas dapat dilihat bahwa aquascape memanfaatkan tumbuhan air, batu dan kayu untuk membentuk suatu landscape yang indah dan berestetika dengan tambahan fauna (ikan, keong, udang) sebagai pedamping yang berfungsi untuk menseimbangkan ekosistem (membersihkan alga, lumut dan kotoran). Jadi apa sih aquascape itu? Dapat ditarik kesimpulan bahwa aquascape adalah suatu seni, seni mengatur tanaman air, karang, batu dan kayu (driftwood) agar terlihat alami dan indah dipandang dalam akuarium sehingga memberikan efek atau sensasi seperti berkebun di bawah air.